Breaking News
Home » Kesehatan » Penyakit Akibat Rokok Lebih Banyak Pada Perokok pasif Dari Pada Aktif
Ilustrasi
Ilustrasi

Penyakit Akibat Rokok Lebih Banyak Pada Perokok pasif Dari Pada Aktif

Jakarta – Angka kejadian penyakit akibat rokok lebih banyak terdapat pada kelompok perokok pasif dari pada perokok aktif, kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Oetama Marsis.

“Perempuan yang tidak merokok tetap berpotensi terkena dampak negatif rokok sebagai perokok pasif,” kata Marsis dalam Seminar “Rokok Ancaman Generasi Emas 2045” di Jakarta, Rabu 92/3).




Marsis mengatakan perempuan berpotensi mengalami gangguan kehamilan dan janin karena prilaku merokok, baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif. Rokok pada perempuan hamil akan berdampak pada ibu dan janin, serta menjadi salah satu penyebab kematian bayi.

Menurut Marsis, ibu hamil yang merokok dapat mengalami solusio plasenta, plasenta previa, abortus spontan, peningkatan risiko kehamilan ektopik terganggu, ketuban pecah dini, pertumbuhan janin terhambat, berat bayi lahir ringan, persalinan prematur dan lahir mati.

Sedangkan perempuan tidak hamil yang merokok dapat mengalami infertilitas, menopause dini dan osteoporosis.

Oleh karena itu, perlu ada intervensi yang jelas untuk melindungi calon generasi penerus bangsa yang masih di dalam kandungan, dari dampak negatif rokok.

“Untuk mengatasi adiksi rokok dan dampak negatif yang ditimbulkan perlu upaya intervensi melalui lembaga legislatif dan eksekutif,” tutup dia. [/Ant]

header niko 728 x 90

Check Also

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP Okky Asokawati.

Okky Asokawati: 10 Hingga 15 Tahun Indonesia Akan Dapatkan Bonus Demografi

Okeebos.com, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP Okky Asokawati menyatakan, 10 hingga …

header niko 728 x 90
if(function_exists('load_comments')) { load_comments(); }